Koran Jakarta | April 20 2018
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Infrastruktur Mesti Diarahkan Dukung Pertumbuhan Industri

Jumat 20/4/2018 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
>>Pembangunan industri berpotensi memicu akselerasi pertumbuhan ekonomi. >>Pembatalan belasan PSN dinilai merupakan kesalahan kolektif kolegial Kabinet...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Gunakan Hak Pilih dalam Pilkada-Pemilu

Jumat 20/4/2018 | 08:22
A   A   A   Pengaturan Font

Madiun - Wakil Ketua MPR dari Fraksi-PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan, rakyat Indonesia diberi kedaulatan penuh oleh UUD 1945 untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpinnya. Mestinya menghadapi tahun politik ini, rakyat harus menentukan pilihannya dengan tidak golput alias golongan putih atau tidak mau memilih Sebab jika rakyat memilij golput justru makin menambah masalah dalam menentukan pilihan yang sesuai kehendak rakyat.

Kesempatan yang hanya lima tahun sekali itu hilang sia-sia. “Menyambut tahun politik ini, mestinya rakyat betul-betul menggunakan hak pilihnya dan jangan lah rakyat memubdazirkan hak pilihnya dengan golput,” ujar HNW dalam pemaparannya di Depan Pengurus dan Anggota Yayasan Bina Insan Muslim, di Hotel Merdeka, Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/4).

Oleh karena itu ia meminta rakyat Indonesia dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu serentak 2019 betul-betul menggunakan kedaulatannya berupa hak pilih yang dimilikinya dengan menggunakan akal sehatnya, hati nurani serta langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Lebih jauh, mantan Ketua MPR itu mengingatkan, dalam konteks pemilihan, rakyatlah sebagai penentu masa depan Indonesia. Sehingga dengan begitu, hendaknya rakyat menjadi bagian dari pemotong lingkaran setan pesimisme, lingkaran setan korupsi dan lingkaran setan penyalahgunaan kewenangan yang bisa saja terjadi oleh pejabat yang kemungkinan terpilih dengan cara yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kedaulatan rakyat.

“Jadi kalau rakyat ingin melakukan perubahan, tahun politiklah saatnya mereka bijak menentukan pilihannya,” pungkas HNW. Dan yang paling penting, untuk menjaga agar kedaulatan rakyat ini tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan melakukan praktik manipulasi, intimidasi dan money politic, sehingga ia meminta kedaulatan rakyat dalam hal pemilihan ini disosialisaikan lebih gencar oleh perintah. rag/AR-3

Tampilkan Semua

Tolok Ukur Kritik DPR

Jumat 20/4/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Setop Wacana Pilkada Lewat DPRD

Jumat 20/4/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Suara yang menginginkan agar Pilkada langsung dievaluasi menimbulkan prokontra. Namun demikian, sistem pemilihan secara langsung masih dinilai yang terbaik. Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berpendapat, wacana...
Selengkapnya

Gaya Hidup Sehat

Jumat 20/4/2018 | 06:51
A   A   A   Pengaturan Font
Vice President Worldwide Sports Performance & Fitness Herbalife Nutrition, Samantha Clayton (kiri) bersama Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi menyampaikan hasil survei kesehatan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Gunakan Hak Pilih dalam Pilkada-Pemilu

Jumat 20/4/2018 | 08:22
A   A   A   Pengaturan Font

Madiun - Wakil Ketua MPR dari Fraksi-PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan, rakyat Indonesia diberi kedaulatan penuh oleh UUD 1945 untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpinnya. Mestinya menghadapi tahun politik ini, rakyat harus menentukan pilihannya dengan tidak golput alias golongan putih atau tidak mau memilih Sebab jika rakyat memilij golput justru makin menambah masalah dalam menentukan pilihan yang sesuai kehendak rakyat.

Kesempatan yang hanya lima tahun sekali itu hilang sia-sia. “Menyambut tahun politik ini, mestinya rakyat betul-betul menggunakan hak pilihnya dan jangan lah rakyat memubdazirkan hak pilihnya dengan golput,” ujar HNW dalam pemaparannya di Depan Pengurus dan Anggota Yayasan Bina Insan Muslim, di Hotel Merdeka, Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/4).

Oleh karena itu ia meminta rakyat Indonesia dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu serentak 2019 betul-betul menggunakan kedaulatannya berupa hak pilih yang dimilikinya dengan menggunakan akal sehatnya, hati nurani serta langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Lebih jauh, mantan Ketua MPR itu mengingatkan, dalam konteks pemilihan, rakyatlah sebagai penentu masa depan Indonesia. Sehingga dengan begitu, hendaknya rakyat menjadi bagian dari pemotong lingkaran setan pesimisme, lingkaran setan korupsi dan lingkaran setan penyalahgunaan kewenangan yang bisa saja terjadi oleh pejabat yang kemungkinan terpilih dengan cara yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kedaulatan rakyat.

“Jadi kalau rakyat ingin melakukan perubahan, tahun politiklah saatnya mereka bijak menentukan pilihannya,” pungkas HNW. Dan yang paling penting, untuk menjaga agar kedaulatan rakyat ini tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan melakukan praktik manipulasi, intimidasi dan money politic, sehingga ia meminta kedaulatan rakyat dalam hal pemilihan ini disosialisaikan lebih gencar oleh perintah. rag/AR-3

Tampilkan Semua

Tolok Ukur Kritik DPR

Jumat 20/4/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Setop Wacana Pilkada Lewat DPRD

Jumat 20/4/2018 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Suara yang menginginkan agar Pilkada langsung dievaluasi menimbulkan prokontra. Namun demikian, sistem pemilihan secara langsung masih dinilai yang terbaik. Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berpendapat, wacana...
Selengkapnya

Dukung Palestina, PDIP Syaratkan Tiga Hal

Kamis 19/4/2018 | 08:30
A   A   A   Pengaturan Font
Jaka akartata - PDI Perjuangan pada Kamis (18/4) menerima kunjungan Dubes dan Perlemen Palestina guna melakukan kerjasama antar parlemen untuk sama-sama memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Kerja sama ini merupakan saluran baru untuk...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
Mondial

Inggris Larang Penjualan Sedotan Plastik Mulai 2019

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

LONDON - Pemerintah Inggris pada Kamis (19/4) berencana untuk melarang penjualan sedotan, pengocek minuman, dan kapas untuk telinga yang terbuat dari bahan plastik di seluruh bagian Inggris Raya sebagai upaya untuk mencegah polusi di lautan.

“Pemerintah kami akan membuat forum konsultasi bagi pelarangan produk-produk sekali pakai itu pada pengujung tahun ini. Dan hari ini kami akan membahas rencana ambisius kami untuk mengurangi sampah plastik dari sedotan, pengocek minuman, dan kapas untuk telinga,” kata Perdana Menteri Inggris, Theresa May, dalam pertemuan negara-negara Persemakmuran di London, Kamis.

Rencana ini merupakan kelanjutan dari upaya pengurangan penggunaan plastik yang diperkenalkan pada 2015 dimana warga Inggris harus membayar setiap penggunaan kantong plastik saat berbelanja, membayar produk yang dikemas botol plastik, serta larangan produk berbahan styrofoam.

Hasil studi terbaru pemerintah menemukan ada 8,5 miliar sedotan plastik dibuang di Inggris per tahunnya. Menteri Lingkungan Hidup Inggris, Michael Gove, menyatakan sampah sedotan plastik merupakan ancaman bagi kehidupan liar lautan dan situasi ini telah jadi keadaan darurat di seluruh dunia. 

 AFP/I-1

Tampilkan Semua

Kekuasaan Castro di Kuba Berakhir

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
HAVANA – Kakak beradik Castro yang sudah memimpin di Kuba selama enam dekade, pada Rabu (18/4) menyatakan mengakhiri kekuasaannya setelah Raul Castro menyatakan mundur dari kursi kepresidenan. Dewan Nasional Kuba pun segera...
Selengkapnya

Alibaba Lirik Teknologi Kendaraan Tanpa Pengemudi

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
BANGKOK - Perusahaan e-commerce raksasa Alibaba akan mengerahkan para ahlinya untuk membuat teknologi kendaraan tanpa pengemudi. Hal itu disampaikan CEOEO Alibaba, Jack Ma, saat melakukan perjalanan bisnis ke Thailand, Kamis...
Selengkapnya

Penyidikan Senjata Kimia Tertunda

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Akurasi mengenai kebenaran penggunaan senjata kimia masih akan terus dilakukan melalui tim penyelidikan PBB. Kita harus menunggu hasil investigasi ini. BEIRUT – Pakar keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diwartakan pada...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
Ekonomi

Dukung Pelestarian Lingkungan

Jumat 20/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Tampilkan Semua

Penguatan IHSG Terbatas

Jumat 20/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat terbatas, karena sesuai dengan perkiraan sebelumnya sedang menguji level resistance dan MA50 pada kisaran 6.400. Indikator Stochastic yang terkonsolidasi...
Selengkapnya

Syailendra akan Luncurkan Reksa Dana Berbasis MSCI

Jumat 20/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - PT Syailendra Capital akan meluncurkan reksa dana indeks berbasis MSCI Value Index. Chief Marketing Officer Syailendra Capital, Harnugama mengatakan menurunnya jumlah reksa dana saham yang outperform dari indeks menjadi latar...
Selengkapnya

Maybank Berdayakan Ekonomi Disabilitas di Makassar

Jumat 20/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR – PT Maybank Indonesia Tbk dan Maybank Foundation kembali menggelar program Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship (RISE) guna pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi komunitas penyandang disabilitas di...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
Daerah

Pemkab Terus Kembangkan Sektor Wisata Situbondo

Senin 16/4/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

 

 Situbondo yang berada di daerah pesisir utara Pulau Jawa memiliki wilayah seluas 1.638 kilome­ter persegi. Letak kabupaten yang masuk kawasan Tapal Kuda (Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi) ini cukup strategis.

Berdasarkan kondisi geografi dan topografi yang ada, Pe­merintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo terus menggali dan mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki daerah tersebut. Pemkab Situbondo sedang merancang melaksana­kan program Situbondo Tahun Kunjungan Wisata 2019.

Untuk mengetahui apa saja yang akan dilaksanakan jajaran Pemkab Situbondo mengembangkan bidang pariwisata dan program Situbondo Tahun Kunjungan Wisata 2019, wartawan Koran Jakarta, Selocahyo, berkesem­patan mewawancarai Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, di Situbondo, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Bisa dijelaskan rencana Situbondo Tahun Kunjungan Wisata 2019?

Kami sangat optimistis atas program Tahun Kunjungan Wisata Situbondo Tahun 2019. Sebenarnya, Situbondo diuntungkan dengan kondisi geografinya yang dekat dengan tiga tujuan wisata internasional, Gunung Bromo di Probolinggo, Kawah Ijen di Banyuwangi, dan Taman Nasional Baluran di Situbondo sendiri.

Dengan kondisi demikian, dapat dibuatkan paket wisata. Kalau wisatawan tidak pakai paket, Baluran tetap menjadi tujuan favorit karena memang pesonanya lengkap, mulai hewan liar, hutan, savana, gunung, sampai laut. Dari data, hingga akhir tahun lalu pengunjungnya sudah lebih dari 100 ribu orang.

Upaya persiapan?

Untuk menuju Situbondo Tahun Kunjungan Wisata 2019, harus sudah dipersiapkan mulai tahun 2018. Secara garis besar ada dua hal yang harus disiapkan, SDM serta sarana dan prasarana. Seluruh organi­sasi perangkat daerah (OPD) harus mendukung dan saling menopang. Ini sangat kami tekankan.

Mulai akhir tahun lalu, kami mengevaluasi kinerja seluruh kepala OPD. Evaluasi ini pen­ting untuk menyinkronkan program di masing-ma­sing OPD agar mendu­kung terlaksananya Situbondo Kunjungan Wisata 2019. Mereka diberi arahan agar saling mengisi program sesuai dengan bidangnya.

Sejauh mana sinergi seluruh OPD?

Untuk menjadi kabu­paten kunjungan wisata, tidak bisa dilakukan Dinas Pariwisata saja, tetapi dinas-dinas terkait juga harus ambil bagian. Contohnya, dalam membangun sarana dan prasarana objek wisata Pantai Tampora, Dinas Pari­wisata tidak bisa sendirian, tetapi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang juga hadir membangun infrastruk­tur jalan menuju lokasi. OPD harus mulai berbenah, memfokuskan anggaran untuk pembangunan jalan dan fasili­tas serta sarana dan prasarana di objek wisata.

Bagaimana dengan keter­libatan para pemuda?

Pemkab tidak akan bisa apa-apa jika masyarakat Situbondo tidak bergerak dan bekerja bersama-sama. Kami memperbanyak pemben­tukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di desa-desa yang memiliki potensi wisata.

Pelatihan dan pembi­naan, seperti baru-baru ini kami meng­gandeng Kementeri­an Pariwisata memberikan pelatihan dasar Goes To Campus. Para ma­hasiswa diberi materi dasar kepariwisataan, bagaimana berperilaku sebagai tuan ru­mah sehingga mereka bisa menerapkan perilaku tersebut, dan menyebarluaskan pada lingkungan masing-masing.

Bagaimana dengan infrastruktur, sarana, dan prasarana?

Percepatan pembangunan fisik memang jadi prioritas. Pada APBD 2018 kami se­ngaja fokus pariwisata dan infrastruktur. Selanjutnya, fasilitas pendukung dan akses jalan menuju objek wisata. Persiapan-persiapan pem­bangunan infrastruktur atau akses jalan ke beberapa lokasi wisata serta pembangunan sarana dan prasarana sudah mulai tahun ini.

Proyek pembangunan pariwisata di masing-masing OPD diharapkan selesai dalam Oktober tahun ini. Pemkab su­dah menginformasikan sejak perencanaan pada pihak yang memiliki proyek penunjang wisata agar menyelesaikan pada triwulan tiga.

Beberapa pengerjaan yang sudah mulai seperti pemba­ngunan rest area di sekitar objek wisata Kampung Kerapu, infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung di Pantai Tampora. Tahun ini, kami mengarahkan Dinas Perikanan agar segera membuka lelang proyek pembangunan dermaga menjorok ke tengah laut di sekitar lokasi budi daya ikan kerapu.

Bagaimana dengan akses tol?

Dengan adanya proyek tol Probolinggo–Banyuwangi akan menjadi modal besar bagi pariwisata kami. Situbondo akan menjadi daerah transit dari jalur transportasi darat Pulau Jawa dan Bali sehingga penguatan infrastruktur di pin­tu keluar jalan tol di kawasan objek wisata perlu dilakukan.

Kami mengusulkan em­pat pintu ke luar jalan tol di Situbondo, guna memudahkan wisatawan mancanegara dan domestik untuk berkunjung ke objek wisata yang ada, di antaranya di Kecamatan Besuki, kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kecamatan Kota, dan di wilayah timur Kecamatan Asembagus. Nanti akan dibuat klaster di pintu masuk dan keluar di jalan tol itu. Tinggal bagaimana se­mua unsur masyarakat bersatu padu mendukung.

Upaya lainnya?

Tentu yang datang ke Taman Nasional Baluram tidak bisa berlama-lama di Situbondo. Kami upayakan wisatawan tertarik memperpanjang masa tinggalnya, karena itu destinasi wisata baru kami, seperti Tamp­ora, Rengganis, dan lainnya.

Ada juga wisata edukasi kampung organik yang diba­ngun kelompok pemuda Desa Klatakan, yang sejalan dengan program penyuburan tanah Pemkab. Tahun ini akan banyak desa wisata yang bermunculan, seperti Desa Wisata Kebang­saan Wonorejo dan wisata bahari di Desa Gelung.

N-3

Tampilkan Semua

Pemkot Salatiga Terus Memberdayakan UMKM

Senin 9/4/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   Salatiga dengan luas wila­yah sekitar 56,78 km² ini terletak pada jalur Jawa Tengah (Jateng), yang menghu­bungkan Kota Semarang dan Surakarta. Dengan ketinggan 450–800 meter dari permukaan laut dan...
Selengkapnya

Perluas Kawasan Tahura untuk Atasi Banjir di Bandung

Senin 2/4/2018 | 08:10
A   A   A   Pengaturan Font
Kawasan Bandung utara, khususnya taman hutan raya (Tahura) memiliki fungsi penting bagi penyerapan air saat turun hujan di wilayah hulu, khususnya di Bandung. Namun, saat ini kondisinya sudah memprihatinkan akibat alih fungsi lahan hutan...
Selengkapnya

Pariwisata Potensi Ekonomi Unggulan Sumenep

Senin 26/3/2018 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
   ariwisata menjadi salah satu potensi ekonomi unggulan di Sumenep, Jawa Timur. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya angka kunjungan wisatawan selama dua tahun terakhir. Menurut data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
Properti

Little Tokyo

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dirut PT PP Properti Jababeka Residen Harris Amin Singgih (kiri) bersama Dirut PT Grahabuana Cikarang Sutedja Sidarta Darmono (dua kiri), Direktur Realti PT PP Properti Tbk Galih Saksono (kanan) dan Direktur Operasi PT PP Properti Jababeka Residen Awanu Alfan (dua kanan) berbincang didepan maket apartemen Little Tokyo hunian vertikal terpadu di kawasan Jababeka, Jakarta, Kamis (19/4).PT PP Properti, Tbk dan PT Jababeka, Tbk bersinergi mendirikan PT PP Properti Jababeka Residence dengan mengembangkan Little Tokyo hunian vertikal terpadu diatas lahan seluas 4,6 hektare yang berada di jantung Kota Jababeka, Cikarang.

Tampilkan Semua

Pengembang Tawarkan Fasilitas “Semi furnished”

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ketersediaan fasilitas semi furnished untuk setiap tipe unit apartemen yang dipasarkan menjadi nilai tambah bagi konsumen. Fasilitas ini untuk mendukung gaya hidup praktis dan efisien. Konsep tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi...
Selengkapnya

Nyaman dan Mewah dengan Warna Putih

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hunian dengan warna putih memberi kesan nyaman dan mewah. Putih mampu memberikan cita rasa minimal yang memenuhi selera kalangan urban. Warna putih hampir tidak pernah lekang digerus waktu. Bahkan saat berpadu dengan warna lainnya, cita...
Selengkapnya

Dipasarkan, Proyek “Township” Senilai Rp20 Triliun

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
PT Astra Modern Land, pengembang proyek township ASYA seluas 70 hektare di Jakarta Timur, telah menandatangani kerja sama pemasaran serta fasilitas pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk. Kerja sama ini...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Telko

Uji Coba

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri; Direktur PT Digital Technology Global, Winston Setiawan, Senior Product Line Manager Corsair, Michael Grey dan Sales Manager South East Asia Corsair, Harry Chen, melakukan uji coba ketahanan keyboard CORSAIR K68 RGB dengan fitur perlindungan dari cipratan air dan debu pada acara tur CORSAIR Unplug and Play Press Tour 2018 di Jakarta, Selasa (17/4). Pada turnya Corsair memperkenalkan beberapa item produk keyboard, mouse, headset sampai fan, cooler dan PSU andalannya serta menampilkan software kontrol hardware terbaru mereka, iCUE.

Tampilkan Semua

Ponsel Kamera Tunggal Berfitur AI

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Oppo tampaknya sukes dalam menciptakan tren kamera khusus swafoto. Dengan slogan “selfie expert” menurut International Data Corporation (IDC) Indonesia, Oppo berada di posisi kedua sebagai merek smartphone terbesar di...
Selengkapnya

Teknologi Digital Bantu Produktifitas Masyarakat Desa

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Internet tidak lagi hanya sebagai sebagai sarana komunikasi dan hiburan. Melalui aplikasi digital, internet dapat menjadi sarana pemberdayaan bagi masyarakat pedesaan. Sisternet dari XL bekerjasama denganKementerian Desa, Pembangunan...
Selengkapnya

Adu Lapak Iklan di Aplikasi Musik

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sudah saatnya pengiklan masuk ke aplikasi musik. Dengan tingginya pengguna dan teknologi rekomendasi yang relavan, startup musik dapat mengantarkan iklan ke konsumen yang tepat. Dengan jumlah pengguna yang banyak, perusahaan musik...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Otomotif

Turnamen Golf Prestisius

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Dari kiri: Deputy Director Marketing Communication PT. Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Hari Arifianto, Country Captain from Indonesia, Julius Djohan, The winner of MercedesTrophy World 2017, Okto Hidayat Syahputra berpose di depan kendaraan Mercedes-Benz E 300 AMG Line di acara konferensi pers MercedesTrophy Indonesia 2018, Jakarta, Jumat (13/4). MercedesTrophy Indonesia 2018 merupakan penyelenggaraan ke-22 dan merupakan turnamen golf prestisius bagi para pemilik kendaraan Mercedes-Benz di seluruh Indonesia.

Tampilkan Semua

Motor Tangguh untuk Penggemar Petualang

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Salah satu yang menarik dari Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 adalah hadirnya motormotor premium. Para pabrikan akan menghadirkan model-model seri segmen premium pada ajang pameran tahunan ini. Pabrikan motor asal Inggris,...
Selengkapnya

Merek Tiongkok Adu Canggih di Segmen SUV

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pameran IIMS 2018 akan dihiasi dengan beberapa SUV terbaru. Merek Tiongkok bahkan akan hadir mengusung SUV anyar dengan fitur berlimpah. Mobil di segmen sport utility vehicle (SUV) makin banyak pilihan. Segmen ini tidak hanya diisi...
Selengkapnya

Inovasi Mobil Premium di Kelas Sport Multifungsi

Rabu 18/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pada segmen mobil premium, Mercedes – Benz terus bersaing dengan BMW di pasar Lokal. Pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018, jika Mercedes bakal memamerkan mobil listrik dalam konsep “Electronic...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Olahraga

James Luar Biasa, Cavaliers Tundukkan Pacers

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

CLEVELAND - Cleveland Cavaliers sukses merebut gim kedua play-off NBA Wilayah Timur saat menjamu Indiana Pacers di Quicken Loans Arena, Kamis (19/4) WIB. Pada laga itu, LeBron James tampil luar biasa untuk mengantarkan Cavaliers menang tipis 100-97.

Kemenangan ini membuat pertemuan Cavaliers dengan Pacers di play-off NBA Wilayah Timur menjadi imbang 1-1. Pada gim pertama, Pacers mampu mencuri kemenangan di kandang Cavaliers. Gim ketiga akan digelar Sabtu (21/4) dan giliran Pacers menjadi tuan rumah.

Tampil di depan pendukungnya sendiri, di Quicken Loans Arena, LeBron tampil luar biasa dengan mencetak 46 poin dan 12 rebound. Seakan tak ingin mengulangi kesalahan di gim pertama, Cavaliers langsung tancap gas.

Pacers sukses memangkas jarak menjadi hanya tiga angka 92-95 saat laga kurang dari satu menit. Pacers bahkan nyaris menyamakan skor jika Victor Oladipo tidak gagal memasukkan tembakan tiga angka meski sudah berdiri bebas dengan tersisa 27 detik lagi.

Kegagalan Oladipo harus dibayar mahal. LeBron mendapatkan bola rebound dan kemudian mengeksekusi tiga free throw saat laga tersisa 22 detik guna menghindari Cavaliers dari tertinggal 0-2. Oladipo di laga ini hanya membuat 22 poin. Padahal di gim pertama dia mampu menorehkan 32 poin. Di kubu Cavaliers, Kevin Love finis dengan 15 poin dan delapan rebound.

Pada laga lainnya, Houston Rockets unggul 2-0 atas Minnesota Timberwolves setelah memenangi gim kedua 102-82.

Bertanding di Toyota Center, Timberwolves sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Namun, Rockets yang dimotori pemain cadangan Gerald Green sulit dibendung hingga akhir laga. AFP/S-2

Tampilkan Semua

Nadal Melaju di Monte Carlo

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
MONTE CARLO - Petenis peringkat dua dunia, Rafa Nadal, memulai perjuangannya untuk meraih gelar ke-11 di Monte Carlo Masters dengan kemenangan 6-1, 6-3 di putaran kedua atas petenis Slovenia, Alijaz Bedene, Kamis (19/4) WIB. Sedangkan...
Selengkapnya

Stefer Jaga Peluang Juara Dunia “One Championship”

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Stefer Rahardian terus menjaga peluang untuk menjadi juara dunia dengan kembali turun pada pertarungan perbaikan peringkat kelas terbang “One Championship 2018” di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta,...
Selengkapnya

Surabaya Fever ke Final Srikandi Cup

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Surabaya Fever melenggang mudah ke final Srikandi Cup setelah menang telak atas Merah Putih Samator. CIREBON - Surabaya Fever berhasil melaju ke final Srikandi Cup 2017-2018. Gaby Sophia Cs menang telak atas Merah Putih Samator dengan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Kolom

Bawaslu dan Keadilan Pemilu

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

OLEH ARIFKI

Dengan slogan (tagline) baru “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,” Bawaslu mengajak masyarakat berpartisipasi mengawasi dan menegakkan keadilan pemilu. Slogan tersebut memberi harapan demokrasi Indonesia yang terus tumbuh baik dari segi kualitas pemilu maupun jumlah pemilih. Demokrasi bukan hanya milik elite yang bertarung dalam memperebutkan kekuasaan, tetapi memang untuk rakyat.

Untuk mewujudkan demokrasi jujur dan adil, masyarakat pun dilibatkan sebagai pengawas, tidak hanya sebagai pemilih yang hadir hanya lima menit di bilik suara. Sebab, “Demokrasi adalah pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat,” kata Abraham Lincoln. Nasihat itu, secara filosofis dekat sekali dengan slogan Bawaslu.

Pilkada serentak 27 Juni 2018 diikuti 171 daerah. Ini momentum Bawaslu untuk melibatkan masyarakat sebagai pengawas untuk membantu terciptanya keadilan pemilu. Panasnya Pilkada Serentak Juni 2018 dekat pertarungan pileg dan Pilpres 2019. Pilkada Serentak Juni 2018 jadi ukuran peserta pemilu baik partai politik, calon yang maju di DPD, DPR, DPRD, maupun pilpres untuk mengukur peta dan kondisi daerah.

Penguasaan daerah bagi calon maupun partai pada beberapa daerah yang menyelenggarakan pilkada pada Juni 2018 kunci untuk kemenangan di Pileg dan Pilpres 2019. Apalagi daerah yang terlibat pada pilkada kali ini memiliki lumbung suara potensial penentu pemenang Pilpres 2019.

Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab akan menggunakan segala unsur untuk merusak demokrasi Indonesia yang sedang tumbuh. Berbagai isu bertebaran dengan membawa unsur-unsur SARA untuk menjatuhkan lawan politik. Keberagaman Indonesia runtuh seketika saat kekuasaan dijadikan sebagai tujuan yang harus didapatkan dengan segala cara.

Mental-mental seperti inilah yang mengantarkan demokrasi Indonesia menuju kegelapan. Demokrasi dijalankan dengan ketakutan dan ancaman. Petahana melibatkan segala lini agar berkuasa kembali. Sedangkan penantang menggunakan segala isu agar menghadirkan pemimpin baru. Namun, keduanya sama-sama salah. Kedua kelompok inilah yang mengantarkan demokrasi Indonesia dalam ancaman dan ketakutan.

Peran rakyat bersama Bawaslu pada sisi ini mengawasi orang-orang yang tidak bertagung jawab baik petahana ataupun penantang yang menggunakan segala cara untuk menang dalam pesta demokrasi. Mereka yang menciptakan darah pascapesta demokrasi dan menjauhkan warga dari demokrasi yang penuh kegembiraan. Memilih pemimpin bagian dari refresentatif ideologi dan harapan yang dihadirkan dengan seadil-adilnya.

Demokrasi bukan sesuatu yang bebas, tanpa kendali. Di dalamnya terdapat moral dan nilai yang harus hidup. Ketika nilai dan moral tidak jadi bagian, demokrasi akan sia-sia. Demokrasi hanya jadi pertukaran, pergantian, dan negosiasi uang dengan tameng kekuasaan. Maka dari itu, partisipasi masyarakat menentukan kualitas demokrasi yang tercipta pada suara daerah atau negara.

Seperti dikatakan, AD Benoist, “Norma tertinggi demokrasi bukan jangkauan kebebasan atau jangkauan kesamaan, tetapi partisipasi.” Demokrasi yang seperti ini tidak mudah digerakkan dengan keserakahan. Namun, ia tercipta sendiri dengan kesadaran dan harapan. Rakyat bergerak tanpa bayaran ke dalam bilik-bilik suara untuk memilih pemimpin.

Agar demokrasi yang berkeadilan tercipta sesuai dengan harapan terdapat beberapa catatan yang diperhatikan Bawaslu dan masyarakat untuk mengawasi pemilu. Di antaranya, Bawaslu harus terlepas dari kepentingan partai politik atau calon yang terlibat pemilu.

Lihat saja, DKPP menjelang Pilkada Serentak 2018 sudah menerima 360 pelanggaran etik yang dilakukan penyelenggara pemilu. Hal ini membuktikan bahwa penyelenggara pemilu berpotensi untuk menciptakan demokrasi yang bernoda. Bawaslu punya peran penting terkait ini dengan mengawasi jalannya demokrasi agar penyelenggara tidak tergoda akan ajakan main curang oleh peserta pemilu.

Alat Peraga

Permasalahan alat peraga kampanye yang tidak adil dalam pemasangan niscaya salah satu penyebab hilangnya kredibilitas penyelanggara pemilu. Alat peraga kampanye yang disedikan penyelanggara pemilu secara tata letak dan posisi harus sama setiap peserta pemilu agar penyelanggara pemilu tidak dianggab berpihak kepada salah satu calon.

Terbatasnya alat peraga kampanye karena semuanya harus disedikan penyelanggara pemilu. Kehati-hatian dalam pemasangan penting agar tidak terjadi kekisruhan antara sesama pendukung dan pemilih.

Selain itu, persoalan alat peraga kampanye di berbagai daerah yang ikut Pilkada 2018 adalah pemasangan baliho sebelum jadwal kampanye. Dengan adanya jadwal kampanye yang ditetapkan KPU harusnya pemasangan baliho lebih tertib. Namun banyak baliho dipasang oleh tim sukses calon, beberapa minggu sebelumnya.

Bawaslu tidak bisa sendirian untuk mengawasi ini karena balihonya tersebar ke banyak tempat. Sulitnya mendeteksi baliho tersebut dapat diatasi dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting pengawasan pemilu. Partisipasi masyarakat untuk perjuangan menciptakan pemilu yang jujur dan adil bergerak dari bawah.

Dinamika pendukung calon di dunia maya menghasilkan pro kontra yang tidak sehat. Hal ini patut mendapat perhatian Bawaslu dan semua. Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, tahun 2017 jumlah penduduk 261 juta di mana lebih dari 50 persennya sudah terhubung internet (143 juta). Artinya, potensi masyarakat untuk menjadikan internet sebagai referensi informasi telah jadi pilihan utama.

Bertebarannya isu hoaks terkait calon dan partai politik yang menghasilkan pro kontra tidak sehat. Dengan dibatasinya jumlah akun media sosial tim kampaye, menjadi pembatasan gerakan yang tidak terdekteksi. Namun, isu yang berkembang di dunia maya berbeda dengan di lapangan. Kondisinya sama dengan orang yang “buang angin” di kerumunan. Terjadi aksi saling menyalahkan, tetapi sulit mendekteksi pelakunya.

Media sosial pun bekerja seperti itu. Akun-akun tidak resmi dengan tidak mencantumkan nama dan lembaga asli jadi tukang “buang angin” di kerumunan pemilih yang akan mencoblos. Makanya, sulit menahan informasi yang sudah tersebar di internet dan menentukan penyebar utamanya.

Penebar “buang angin” di arena demokrasi akan mudah terdekteksi, tapi jangan menyerahkan persoalan ini hanya kepada Bawaslu untuk menegakan keadilan pemilu. Harus ada juga partisipasi masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan segala pelanggaran.

Penulis Staf Ahli DPD

Tampilkan Semua

Era Baru Kuba

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kuba memasuki sebuah era baru setelah parlemen memilih Miguel Mario Diaz-Canel Bermudez, 57 tahun, sebagai kandidat tunggal meneruskan kursi kepemimpinan negara yang dalam enam dekade dipegang keluarga Castro itu, Kamis (19/4)....
Selengkapnya

Disabilitas Bukan Halangan Mengejar Pendidikan

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Judul : Pendidikan dan Bimbingan Anak Berkebutuhan Khusus Penulis : Jati Rinakri Atmaja Penerbit : Rosdakarya Cetakan : Januari, 2018 Tebal : 316 halaman ISBN : 978-602-446-189-8 Akses pendidikan bagi anak disabilitas/difabel belum...
Selengkapnya

Pilkada dan Pembangunan Politik

Kamis 19/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
OLEH Ari Ganjar Hediansah Sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) terus mengalami penyempurnaan dari semula dilakukan legislatif/DPRD, dipilih langsung rakyat, dan sekarang dilakukan secara serentak. Berbagai perubahan tersebut dapat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kolom lainnya
Rona

Renata Kusmanto Beri Semangat Fachri Albar

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Aktor Fachri Albar kini masih menjalani re­habilitasi sembari menunggu persidang­an setelah berkas kasusnya dinyatakan lengkap atau P21. Berkas Fachri yang sudah P21 dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan.

Kamis (19/4) kemarin, model Renata Kus­manto bersama kedua anaknya mendatangi Mapolres Jakarta Selatan menjenguk suami­nya, Fachri Albar. Renata tampak didampingi kuasa hukum Fachri, Sandy Arifin.

“Ketemu anak-anak senanglah Fachrinya. Anak-anak juga senang ketemu bapaknya," ujar Renata saat hadir di Mapolres Jakarta Se­latan.

Renata dan kedua putranya pun ikut meng­antarkan Fachri ke Kejari Jakarta Selatan. Tak banyak bicara, Renata terlihat sangat tegar dengan musibah yang menimpa suaminya tersebut. Tak sedikit pun terlihat guratan muram di wajah model cantik itu.

Selain itu, kuasa hukum Fachri menim­pali bahwa pihaknya akan patuh mengikuti proses hukum yang berlaku. "Kita akan mengikuti proses hukum yang berjalan," timpal Sandy.

Aktor Fachri Albar ditangkap atas duga­an penyalahgunaan narkoba di kediaman­nya, di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, Rabu (14/2) silam, pukul 07.00 WIB. Pihak berwajib mengamankan barang bukti berupa satu klip sabu seberat 0,8 gram, 13 tablet dumolid, dan satu butir camlet serta alat hisap sabu yang ditemukam di sebuah ka­mar di lantai satu rumahnya.

Fachri Albar dikenakan pasal 111, 127, 112 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Karena bersta­tus sebagai pengguna, maka selanjutnya ia akan kem­bali menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantun­gan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. yzd/S-2

Tampilkan Semua

Maudy Ayunda Rilis Single Baru "We Don’t"

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Hubungan tak selalu penuh dengan canda tawa dan bahagia. Ada kalanya, hubungan yang terjalin penuh drama dan juga kebingungan. Setidaknya hal itulah yang ingin coba diungkapkan Maudy Ayunda lewat lagu barunya "We Don’t", yang...
Selengkapnya

Mangut Ikan: Gulai Khas Pesisir Jawa

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mangut ikat sudah terkenal kelezatannya. Sajian khas di jalur pantai utara ini, diracik dengan kuah santan dan berbahan ikan.  Sebagai negara kepulauan, khasanah kuliner Indonesia memiliki banyak racikan kuliner legendaris dengan...
Selengkapnya

Berbelanja Boneka di Kawasan Sukamulya

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Boneka berbagai bentuk dan ukuran serta warna-warninya menjadi daya tarik mata setiap melintasi kawasan sentra boneka di Sukajadi Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar). Kawasan ini menjadi tujuan wisatawan yang ingin berbelanja boneka lucu...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
Megapolitan

Mantan Wali Kota Nur Mahmudi Diperiksa Polisi

Jumat 20/4/2018 | 03:22
A   A   A   Pengaturan Font

DEPOK - Tindak Pidana Korupsi Polresta Depok me­meriksa mantan Wali Kota Depok periode 2006-2011 dan 2011-2016 Nur Mahmudi Ismail selama sembilan jam.

Nur Mahmudi datang pada Kamis (19/4) sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung masuk ke ruangan Tipikor Polresta Kota Depok. Politisi PKS ini keluar dari ruangan Tipikor Pol­res pada pukul 17.30 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan, Nur Mahmudi yang me­ngenakan pakaian batik coklat enggan memberikan komen­tar tentang pemeriksaan tersebut kepada awak media yang telah menunggunya sejak siang hari. Dia langsung masuk mobil Innova warna hitam dengan nopol B 7359 UB yang telah menunggunya.

Nur Mahmudi hanya berkomentar singkat “Alhamdul­lilah sehat,” ketika ditanyakan wartawan terkait kabarnya. Kemudian sambil berjalan ke arah mobil hanya menyata­kan “Sudah ya cukup”.

Nur Mahmudi Ismail dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi dalam proyek pelebaran Jalan Nangka, Ta­pos, Depok, Jawa Barat, pada 2015. Dalam kasus tersebut negara dirugikan puluhan miliar.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dengan pemeriksaan Nur Mahmudi Is­mail tersebut. Ant/P-5

Tampilkan Semua

Sidang Jennifer Dunn

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Suara Warga Bukit Duri

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Translokasi Beruang Madu

Jumat 20/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
Kupas

Kami Sudah Siap Mengawal Pilkada Serentak dan Pemilu Serentak

Kamis 19/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia akan melaksanakan hajatan besar politik dua tahun ini, yaitu Pilkada Serentak 2018 yang akan berlangsung di 171 daerah pada 27 Juni 2018 dan Pemilu Serentak 2019 pada 17 April 2019.

 

Tentu ini menjadi tugas berat penyelenggaran pemilu khususnya Bawaslu, sebagai lembaga terdepan dalam mengawal proses demokrasi kita. Sebagai pengawas pemilu, Bawaslu harus hadir, mulai dari awal sampai akhir proses pelaksanaan pemilu.

Untuk mengupas masalah ini, Koran Jakarta, mewawancarai langsung Ketua Bawaslu, Abhan saat dijumpai di Sentul, Jawa Barat. Berikut petikan wawancaranya.

Bagaimana kesiapan Bawaslu menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019?

Untuk saat ini, kami sedang fokus dalam hal pengawasan di Pilkada Serentak 2018. Dan sebagai Pengawas Pemilu dari pusat hingga daerah, kami sudah siap mengawal pelaksanaan jalannya Pilkada Serentak 2018 nanti.

Kami sudah membentuk pengawas bahkan sudah sampai tingkat kelurahan, hanya tinggal pengawas di tempat pemungutan suara (TPS) saja yang belum dibentuk menjelang pemungutan suara, tapi sesegera mungkin kami bentuk.

Koordinasi dengan KPU?

Kami menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Pemilihan Umum Tahun 2019. Di situ kami bersama KPU membahas sinkronisasi data hasil pengawasan, penanganan pelanggaran dan sengketa pemilu dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilu 2019. Ya, intinya kami siap.

Apa kendala yang dihadapi Bawaslu?

Kendala ya tentu ada, tetapi kami siap. Kan kami juga sudah luncurkan buku pedoman Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang kami susun dari tiga aspek utama, yaitu penyelenggaraan, kontestasi, dan partisipasi.

Potensi ancaman yang mungkin terjadi apa saja?

Ancaman untuk menggagalkan lancarnya pelaksanaan Pilkada serentak dan Pemilu 2019 harus dideteksi sejak dini.

Sumber ancaman dari orang atau pihak yang tidak setuju dengan sistem demokrasi atau pihak yang akan terganggu dengan pilkada dan pemilu yang dilakukan serentak ini.

Atau mungkin pihak yang tidak bisa ikut atau tidak terwakili untuk bertanding mempunyai kemungkinan untuk melakukan ancaman agar pilkada dan pemilu tidak terjadi.

Jika demikian, bagaimana mengantisipasinya?

Mungkin publik juga mengetahui, Bawaslu sudah melakukan perjanjian nota kesepahaman dengan berbagai stakeholder, mulai kementerian, LSM dan tokoh-tokoh agama.

Dengan kementerian misalnya, untuk menangkal berita hoax, isu SARA dan ujaran kebencian di media sosial, Bawaslu melakukan MoU dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang diharapkan, pemilih dapat terlindung dari penyebaran berita palsu dan konten negatif terkait Pilkada 2018.

Bawaslu KPU, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers membentuk Gugus Tugas Pengawasan dan Pemantauan Pemberitaaan Penyiaran dan Iklan Kampanye Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. rama agusta/AR-3

Tampilkan Semua

KPK Membidik Korporasi Lain

Rabu 18/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
PT Nindya Karya bersama PT Tuah Sejati ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan tindak pidana korupsi pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang...
Selengkapnya

Tradisi Dialog Presiden-Ulama Sangat Positif

Senin 16/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Presiden Joko Widodo akhir-akhir ini sering mengundang para ulama, kiai dan tokoh agama ke Istana Kepresidenan, baik di Jakarta maupun di Bogor. Para ulama dan tokoh agama yang diundang berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah,...
Selengkapnya

Kepala Daerah Jangan Kongkalikong, Pasti Terbongkar

Rabu 11/4/2018 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Gubernur Jambi, Zumi Zola, akhirnya resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kementerian Dalam Negeri pun langsung bergerak cepat menunjuk Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, sebagai Pelaksana Tugas atau Plt Gubernur. ...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Sudirman Haseng

Sabtu 7/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font

Indonesia dan Kamboja sepakat untuk memperat hubungan bilateral kedua negara, khususnya pada penguatan mekanisme bilateral. Penguatan hubungan kerja sama tersebut, antara lain di bidang perdagangan dan investasi, pariwisata serta kerja sama regional.

Sebagai negara yang samasama memiliki situs warisan dunia, Indonesia dan Kamboja berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama pariwisata dan kebudayaan. Hal itu diwujudkan, antara lain melalui kerja sama sister temple antara Angkor Wat dan Candi Borobudur. Untuk mengetahui lebih jauh apa yang akan dilakukan jajaran Kedutaan Besar Indonesia di Kamboja dalam mengembangkan kerja sama di sejumlah bidang tersebut, wartawan Koran Jakarta, Frans Ekodhanto, berkesempatan mewawancarai Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kamboja, Sudirman Haseng, di Jakarta, baru-baru ini. Berikut petikan selengkapnya.

Apakah ada harapan khusus dari Presiden Joko Widodo kepada Anda sebagai Dubes Indonesia untuk Kamboja?

Sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo dan Menlu Retno Marsudi, bagaimana meningkatkan hubungan ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata di kedua negara. Yang tidak kalah pentingnya, dari segi politik dan hubungan antarpemerintah serta segi budaya dan sejarah antara Indonesia dan Kamboja, sudah sangat dekat. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menerjemahkan kedekatan itu menjadi sebuah manfaat untuk ekonomi, untuk kesejahteraan rakyat Indonesia dan Kamboja. Itulah salah satu penekanan program yang akan kami lakukan selama menjadi Dubes Indonesia untuk Kamboja.

Dari program-program itu, program kerja seperti apa yang realistis dikerjasamakan dan hasilnya dapat terukur serta terasa?

Yang paling realistis dilakukan selama saya jadi Dubes di sana adalah meningkatkan investasi Indonesia ke Kamboja. Saat ini sudah waktunya pelaku bisnis Indonesia melakukan ekspansi ke luar, dalam hal ini investasi ke Kamboja. Sebab, kita tidak bisa terlalu mengharapkan Kamboja yang menginvestasi ke Indonesia walaupun itu juga menjadi salah satu target saya.

Sekecil-kecilnya atau serendahrendahnya perekonomian Kamboja, tentu masih ada potensi yang bisa kita manfaatkan agar pengusaha Kamboja juga bisa menanamkan investasi di Indonesia. Idealnya seimbang, tapi dari segi kapasitas ekonomi, pengusaha kita lebih besar, sehingga tentu kita lebih punya peluang menanam investasi di Kamboja.

Target yang potensial dan konkret adalah bagaimana menjual hasil industri-industri atau produkproduk strategis kita seperti yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad, termasuk produk-produk bernilai tinggi lainnya, seperti elektronik dan sebagainya. Kita juga punya potensi untuk menjual produk UKM karena Kamboja masih mempunyai kapasitas yang terbatas di dalam mengembangkan produk-produk kreativitas ekonominya.

Kita perlu menjadikan Kamboja sebagai pasar serta pada saat yang bersamaan juga mengembangkan kapasitas dari produk-produk kita. Yang tidak kalah pentingnya adalah menciptakan konektivitas langsung. Selama ini kita belum ada konektivitas langsung dalam artian hubungan udara, sebab selama ini masih melewati negaranegara perantara seperti Malaysia, Singapura, dan lain sebagainya. Konektivitas ini sangat penting dalam menerjemahkan kedekatankedekatan tadi agar memberikan manfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Tanah Air.

Konektivitas ini akan sangat mendekatkan mobilitas antarmasyarakat (antarpengusaha dan pebisnis). Kalau pemerintah, saya kira sudah cukup dekat.

Jika dibandingkan, baik dari luas wilayah, jumlah penduduk, kekayaan alam, SDM, perekonomian, Indonesia lebih unggul dibanding Kamboja. Lantas, apa yang diinginkan dari Kamboja?

Prinsipnya, untuk lebih berkembang dari yang ada saat ini perlu kemitraan. Sekecil apa pun teman atau mitra kita itu, pasti mempunyai kekuatan. Nah, Kamboja dalam hal ini dari segi pertanian, produksi berasnya lebih dari kita. Walaupun tidak sesering Vietnam dan Thailand, tapi kita juga pernah mengimpor beras dari Kamboja.

Kamboja di bidang garmen dan pariwisatanya sudah lumayan baik dan maju. Di sana ada namanya Angkor Wat, kita ada Borobudur. Jika kita bandingkan jumlah pengunjung mancanegara, Angkor Wat sekitar 4–5 juta pengunjung per tahun, sedangkan pengunjung mancanegara ke Borobudur sekitar 400 ribu per tahun.

Artinya, ada sesuatu yang perlu kita pelajari bagaimana mengelola suatu situs sejarah, nilai budaya, agama menjadi objek yang menarik wisatawan mancanegera. Padahal, Borobudur, dari berbagai segi dan pendapat para pengamat jauh lebih bagus, menarik, dan lebih historis dibanding Angkor Wat.

Ada buku yang mengatakan sebenarnya inspirasi dari Angkor Wat itu dari Borobudur. Jadi, pada abad 15–16 ada salah satu raja pernah tinggal di Yogyakarta (di sekitar Borobudur) selama dua tahun, lalu pulang dan meletakkan batu pertama pembangunan Angkor Wat. Maka perlu itu kita pelajari.

Yang tidak kalah pentingnya, ekonomi Kamboja dari segi pertumbuhan lebih tinggi dari beberapa negara ASEAN, termasuk Indonesia, yaitu dalam kurun waktu 20 tahun terakhir rata-rata 7–10 persen. Berarti ada sesuatu yang harus kita pelajari. Pentingnya kemitraan, pentingnya hubungan antarmasyarakat di situ.

Lantas, target kerja sama di bidang kebudayaan apa?

Untuk target kerja sama di bidang kebudayaan, mengembangkan lebih lanjut kerja sama antara Angkor Wat dan Borobudur agar jumlah pengunjung mancanegara ke Borobudur bisa menyamai Angkor Wat. Maka perlu suatu strategi agar pengunjung mancanegara yang ke Angkor Wat juga pergi ke Borobudur, atau masyarakat Kamboja yang berkiblat ke Angkor Wat, bisa kita tarik agar kiblat keduanya ke Borobudur. Oleh karena itu, harus ada konektivitas langsung, misalnya ada pesawat langsung. Kemudian, ada forum langsung yang mempertemukan. Memang kita sudah ada, namanya joint billateral commission antara Indonesia dan Kamboja, yang dalam 7–8 tahun ini kita tidak aktif. Kali ini kita ingin aktif kembali untuk mengoptimalkan kerja sama itu punya arti dan konkret.

Kerja sama di bidang pendidikan seperti apa?

Tahun depan, hubungan Indonesia dan Kamboja akan memasuki tahun ke-60. Tahun ini kita akan menjadikan sebagai landasan dasar menuju ke tahap yang lebih tinggi hubungannya. Yang tidak kalah pentingnya adalah membuka kesempatan kepada pelajar-pelajar Kamboja untuk belajar di Indonesia. Sebab, peraturan, regulasi bagi orang asing untuk belajar ke Indonesia sudah terbuka. Kamboja mempunyai potensi agar belajar ke Indonesia, baik ke swasta maupun negeri. Pada saat yang sama selain pelajar Kamboja datang belajar secara mandiri, Indonesia juga mempunyai kemampuan untuk menawarkan beasiswa. Salah satunya beasiswa pendidikan vokasi baik dari pemerintah maupun swasta. Pada saat yang sama perusahaanperusahaan besar di Indonesia bisa memberikan pendidikan vokasi kepada pelajar-pelajar Kamboja dalam meningkatkan keterampilannya secara langsung.

Lantas, dampak positifnya buat negara apa?

Efeknya bukan hanya pada perusahaan itu sendiri, tapi ketika pelajar tersebut pulang ke Kamboja, mereka bisa menjadi corong, agen perantara untuk mempromosikan Indonesia. Kebetulan beberapa kementerian, termasuk Kementerian Luar Negeri (Kemlu), ada program mengundang berbagai pemuda atau kelompok masyarakat untuk belajar dalam jangka pendek termasuk budaya.

Apa yang dikagumi pemerintah dan masyarakat Kamboja terkait dengan Indonesia?

Yang mereka kagumi adalah keberagaman kita. Sebab, suku, agama, dan lain sebagainya dari mereka terbatas. Yang mereka kagumi keberagaman kita, budaya, agama, suku, bahasa, pulau, dan sebagainya, kemudian dibingkai oleh Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Kemudian, di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia, kita juga memiliki toleransi. Pemerintah dan masyarakat Kamboja juga mengagumi keindahan alam Indonesia. Mereka alamnya terbatas. Memang ada gunungnya, bukitnya, dan lain sebagainya, tapi terbatas tingginya, lautnya juga terbatas, sedangkan kita memiliki itu semua. Pemerintah dan masyarakat Kamboja melihat, kerja sama yang ditawarkan Indonesia ke Kamboja itu sifatnya tulus. Mereka tidak melihat “udang di balik batu” dari tawaran-tawaran kerja sama yang diberikan Indonesia kepada Kamboja.

Salah satunya, Indonesia mempunyai sumbangan terbesar dalam mendamaikan Kamboja ketika perang saudara yang berkepanjangan. Di Jakarta sempat diadakan Jakarta Informal Meeting sebanyak tiga kali kemudian menemukan kesepakatan. Kemudian Indonesia juga menengahi sengketa antara Kamboja dan Thailand. Hal-hal tersebut masih diingat oleh pemerintah dan masyarakat Kamboja. Mereka selalu menganggap bahwa apa yang kita lakukan untuk Kamboja itu tulus.

Untuk bidang wisata, berapa yang Anda targetkan untuk wisatawan Kamboja datang ke Indonesia?

Sekarang ini pengunjung/ wisatawan Kamboja ke Indonesia baru sekitar 6.000 per tahun. Sebaliknya, dalam kurun waktu satu tahun, wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Kamboja sekitar 45.000. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk meningkatkan jumlah wisatawan Kamboja agar datang ke Indonesia.

Cara meningkatkan jumlah wisatawan Kamboja bagaimana?

Masyarakat Kamboja harus mengenal kita lebih baik. Caranya, ada penerbangan langsung. Masyarakat Kamboja yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar, kita tarik agar mereka melanjutkan pendidikan ke Indonesia. Perwakilan kita di Kamboja menargetkan 2–3 kali mengundang wartawan setempat atau agen travel untuk melihat objek-objek wisata Indonesia secara langsung.

Selanjutnya, dari akumulasi kegiatan-kegiatan tersebut kita harapkan dapat meningkatkan pertumbuhan wisatawan Kamboja ke Indonesia. Kalau sekarang anggaplah 3.000–4.000, tahun depan menjadi 7.000–8.000. Tahun berikutnya menjadi 10.000 sampai empat tahun, naik 20–30 persen per tahun.

Untuk acara-acara festival kebudayaan atau kesenian seperti apa?

Selalu ada secara rutin dilaksanakan, baik rutin diadakan KBRI maupun bersama dengan kedutaan-kedutaan ASEAN lain serta mengisi festival-festival kebudayaan yang dilakukan pemerintah setempat. Di KBRI kita juga mengajarkan secara reguler bahasa Indonesia, tarian, nyanyian, dan kesenian lainnya. Mungkin untuk sastra, seperti puisi akan kita coba.

Sudah kebayang, apa tantangan yang akan Anda hadapi selama menjadi Dubes di sana?

Memang ada orang yang melihat bahwa tantangan itu sebagai suatu kendala, akan tetapi saya melihat tantangan sebagai suatu peluang. Justru karena bahasanya (Bahasa Kemer) yang susah. Kita bisa mengenalkan bahwa Indonesia memunyai bahasa yang jumlahnya sampai ribuan. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu peluang yang bisa kita manfaatkan dengan baik. Intinya, hampir tidak ada tantangan, karena kita sudah sangat dekat dengan Kamboja. Apalagi dari segi bentuk fisik, sopan santun, ramah tamah, dan lain sebagainya antara Indonesia dan Kamboja tidak jauh berbeda.

Sebelumnya sudah pernah menjadi Dubes Indonesia untuk Nigeria, sekarang untuk Kamboja. Setelah jadi Dubes ini, apakah masih mau dipilih lagi untuk jadi Dubes?

Kita berikan ke yang muda untuk menjadi Dubes. Setelah ini saya akan mengembangkan hobi yang selama ini saya simpan serta mencari peluang-peluang baru. Salah satu hobi saya adalah berkebun hidroponik yang punya peluang besar untuk dikembangkan. Saat ini melalui hobi berkebun itu, saya sudah bisa memberikan sayuran kepada keluarga dan warga sebanyak 100–200 orang di sekitar lingkungan.

N-3

Tampilkan Semua

Riset UIC Temukan Senyawa Baru Pemusnah Bakteri Jahat

Sabtu 7/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sebuah penelitian baru di University of Illinois di Chicago (UIC), Amerika Serikat, menemukan sebuah senyawa antimikroba yang dibuat dari lebah madu yang dapat menjadi dasar antibiotik baru. Tidak ada antibiotik baru yang ditemukan...
Selengkapnya

Polielektrolit, Material Ramah Lingkungan Pengganti Bahan Sintetis

Sabtu 7/4/2018 | 05:00
A   A   A   Pengaturan Font
Ilmuwan mengembangkan bahan alami yang lebih kuat dan bisa bersaing dengan bahan sintetis.  Biomateril ini disebut peneliti akan lebih berkelanjutan sebagai pelapis kemasan dan banyak aplikasi lainnya. Para peneliti memprediksi...
Selengkapnya

Gaya Anak Muda Berkesenian

Sabtu 7/4/2018 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mereka bermain di sebuah panggung musikal namun tidak mendapatkan bayaran. Anggotanya anak muda. Tim produksinya juga anak muda. Itulah profil JKTMOVEIN. Komunitas Movement of Inspiration ini secara sengaja memang memilih anak muda yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta